Tahfizhdulido.com – Sebuah prestasi gemilang kembali datang dari Santri Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul ‘Uluum Lido. Kali ini, Cyrilla Quds Yumna Azalia Siregar, santri kelas 3 Madrasah Aliyah (MA) asal Bekasi, terpilih untuk mewakili Indonesia dalam ajang internasional World Youth Festival (WYF) yang akan digelar di Nizhny Novgorod, Rusia, pada 17–21 September 2025.
Cyrilla, yang dikenal sebagai sosok yang aktif di berbagai kegiatan di pesantren, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat terpilih dalam acara bergengsi ini. “Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk belajar dan berinteraksi dengan teman-teman muda dari berbagai negara. Saya ingin menunjukkan bahwa santri Indonesia, khususnya dari Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul ‘Uluum Lido, dapat berprestasi di tingkat internasional,” ujar Cyrilla penuh semangat.
World Youth Festival (WYF) adalah ajang internasional yang bertujuan untuk mempertemukan pemuda-pemudi dari seluruh dunia untuk saling berbagi pengalaman, mengembangkan ide-ide kreatif, serta membangun jaringan internasional. Acara ini akan menjadi platform bagi peserta untuk berkolaborasi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, budaya, dan pengembangan sosial.
Keberhasilan Cyrilla tidak hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul ‘Uluum Lido. Pihak pesantren menyampaikan dukungan penuh terhadap partisipasi Cyrilla di WYF dan berharap agar ajang ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi para santri lainnya untuk berprestasi di kancah internasional.
Direktur Mahad Tahfizh, Dr. Tubagus Bay Amri Hakim, M.Ed, beliau menyampaikan, “Pesantren selalu mendukung dan memberikan ruang bagi para santri untuk mengembangkan potensi mereka, baik di bidang akademik, agama, maupun non-akademik. Kami turut bangga dan bahagia atas keikutsertaan Cyrilla di World Youth Festival ini, semoga dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.”
Dikutip dari NPC Indonesia of the WYF Directorate, Cyrilla Quds Yumna Azalia Siregar, santri berusia 17 tahun di Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul Uluum Lido, memiliki minat besar pada bahasa, kepemimpinan, dan pertukaran budaya. Keputusannya menempuh pendidikan di pesantren modern membentuk karakternya serta memberikan pengalaman berharga yang terus memengaruhi perjalanannya hingga kini.
Pada tahun 2025, sebagai bagian dari Santri Diplomacy Club, Cyrilla terpilih menjadi salah satu delegasi termuda dari Indonesia untuk World Youth Festival Russia atau World Youth Festival (WYF) di Nizhny Novgorod, Rusia. Baginya, pencapaian ini bukan hanya keberhasilan pribadi, melainkan juga kesempatan untuk mewakili Indonesia di panggung dunia, memperkenalkan budaya bangsa, serta belajar dari para pemuda dunia. Ia berharap dapat kembali dengan wawasan dan inspirasi yang akan memotivasi orang lain untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.
Cyrilla menjadi salah satu dari dua peserta tingkat SMA yang lolos seleksi nasional, bersama 18 peserta lain yang mayoritas merupakan mahasiswa atau lulusan perguruan tinggi ternama, baik luar negeri maupun dalam negeri, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Keberhasilan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh Keluarga Besar Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido. “Alhamdulillah, semoga ini menjadi momentum bagi Daarul ‘Uluum Lido untuk terus menorehkan prestasi-prestasi selanjutnya yang berskala Internasional,” ungkap Usth. Lala lahiyatul ‘Uyun, B.HSc., M.B.A, selaku Direktur Diplomasi dan Kemitraan Pesantren.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan berprestasi di kalangan santri Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul ‘Uluum Lido tidak hanya terbatas di lingkungan pesantren, tetapi juga dapat bersaing di dunia internasional. Dengan dukungan penuh dari keluarga, pesantren, dan seluruh pihak terkait, Cyrilla Quds Yumna Azalia Siregar siap mengharumkan nama bangsa di World Youth Festival Russia 2025.

Masya Allah Barokallah
Turut bangga dan senang
Sebagai wali santri
DU Tahfiz