Tahfizhdulido.com – Setiap tahunnya di Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul ‘Uluum Lido, para santri mendapatkan kesempatan berlibur untuk berpuasa dan merayakan Idulfitri bersama keluarga di rumah. Pada libur Ramadan 1444 H ini, pesantren telah melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) Genap Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berlangsung kurang lebih selama dua minggu, akhirnya pesantren memberikan waktu libur kepada santri terhitung mulai pada tanggal 8 April 2023. Agenda rutin dan wajib sebelum perpulangan yang harus diikuti oleh santri adalah Kuliah Etiket. Kuliah Etiket merupakan nasihat dan pesan untuk bekal santri selama liburan. Kuliah Etiket menjelang libur Ramadan 1444 H ini berlangsung pada hari Jum’at (07/04/2023) di Masjid Al-Maktoum Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Daarul ‘Uluum Lido.

Kuliah Etiket bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh santri agar dapat mengisi waktu liburan mereka di rumah dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan tetap menerapkan ilmu-ilmu serta kebiasaan-kebiasaan baik selama di pondok pesantren, termasuk dalam hal menjaga dan memperhatikan etika atau adab kesopanan dalam bermuamalah dengan keluarga dan masyarakat.

Ust. Tubagus Bay Amri Hakim, M.Ed sedang memberikan Kuliah Etiket kepada santri

Kuliah Etiket disampaikan oleh Direktur Mahad Tahfizh, dalam pembukaannya beliau menyampaikan bahwa, “Kuliah Etiket ini merupakan kuliah etika. Sehingga kalian para santri wajib mengetahui etika seperti apa yang diajarkan oleh Islam, diajarkan oleh Rasullah Saw, dan diajarkan oleh guru di pesantren,” tutur Ust. Tubagus Bay Amri Hakim, M.Ed.

“Adab dan etika adalah label seorang santri,” Ujar Direktur Mahad Tahfizh

Selanjutnya Ust. Tubagus Bay Amri Hakim, M.Ed menjelaskan mengenai etika bertamu yang baik. Seperti mengawali dengan ketuk pintu rumah atau menekan bel rumah dengan sewajarnya. Maksud sewajarnya di sini adalah ada jeda maksimal 3x dan tidak langsung memaksa seolah ingin cepat penghuni rumah keluar untuk menemuinya. Hal ini bisa saja penghuni rumah sedang beristirahat atau sedang tidak ada di dalam, sehingga orang yang bertamu seharusnya mengetahui keadaan dalam etika bertamu.

Allah Swt berfirman dalam Surah An-Nur ayat 27 – 29:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَىٰ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.

فَإِنْ لَمْ تَجِدُوا فِيهَا أَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوهَا حَتَّىٰ يُؤْذَنَ لَكُمْ ۖ وَإِنْ قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا ۖ هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ

Artinya: Jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ مَسْكُونَةٍ فِيهَا مَتَاعٌ لَكُمْ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا تَكْتُمُونَ

Artinya: Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.

Disunahkan ketika bertamu untuk mendahuluinya dengan salam sebelum meminta izin dan dilarang bagi untuk memandang (mengintip) ke dalam rumah yang bukan rumahnya tanpa izin,” jelas Ust. Tubagus Bay Amri Hakim, M.Ed.

Etika Bertamu:

  • Meminta izin masuk maksimal sebanyak tiga kali
  • Berpakaian yang rapi dan pantas
  • Memberi isyarat dan salam ketika datang
  • Jangan mengintip ke dalam rumah
  • Memperkenalkan diri sebelum masuk
  • Tamu lelaki dilarang masuk kedalam rumah apabila tuan rumah hanya seorang wanita
  • Masuk dan duduk dengan sopan
  • Menerima jamuan tuan rumah dengan senang hati
  • Makanlah dengan tangan kanan, ambilah yang terdekat dan jangan memilih
  • Bersihkan piring, jangan biarkan sisa makanan berceceran
  • Segeralah pulang setelah selesai urusan
  • Lama waktu bertamu maksimal tiga hari tiga malam

Santri Putra sedang mengikuti Kuliah Etiket

Santri Putri sedang mengikuti Kuliah Etiket

Diakhir penutup penyampaiannya, Direktur Mahad Tahfizh menyampaikan tentang menjaga tadarus dan hafalan Al-Qur’annya selama di rumah. Santri yang bisa mengkhatamkan tadarus Al-Qur’an di pesantren, maka buktikan juga santri bisa mengkhatamkan tadarusnya di rumah.

Selamat liburan untuk para santri. Tetap jaga diri selama liburan, tetap patuhi aturan dan protokol kesehatan jika ada kebutuhan untuk keluar rumah atau bepergian. Selama liburan, antum semua kembali menjadi tanggung jawab orang tua di rumah masing-masing, maka buatlah orang tua kalian bangga dan bahagia dengan kehadiran kalian di rumah selama liburan. Bantu ringankan beban orang tua di rumah, bukan malah menambah beban keduanya.