Tahfizhdulido.com – Pesantren Tahfizh Al-Quran Daarul Uluum Lido melalui Organisasi Santri Tahfizh Daarul ‘Uluum Lido (OSTADA) yang merupakan unit organisasi yang dikelola oleh santri kelas 2 MA di bawah naungan Bagian Pembinaan dan Pengasuhan Santri (BPPS) mengadakan kegiatan perlombaan tahunan yang akrab disebut dengan Tahfizh Games (T-Games). Pagi ini, Senin (23/01/23) seluruh dewan guru dan santri mengadakan kegiatan pembukaan T-Games 7 yang langsung diresmikan pembukaanya oleh Direktur Mahad Tahfizh.
T-Games tahun ini adalah yang ke-7 kalinya diadakan oleh pesantren, dan pada tahun ini T-Games memiliki tema “The Biggest Adventure You Can Ever Take is to Live The Life of Your Dream” yang memiliki arti, “Petualangan terbesar yang dapat Anda ambil adalah untuk menghidupkan impian Anda.” Perlombaan T-Games diselenggarakan selama 6 hari yang terhitung dari tanggal 23 Januari s.d 28 Januari 2023.
Direktur Mahad, Ust. Tubagus Bay Amri Hakim M.Ed dalam sambutannya pada pembukaan T-Games menyampaikan, “T-Games tahun ini merupakan perlombaan rutinan yang sudah diadakan 7 kali meskipun terdapat beberapa kali perubahan nama, tapi insyaAllah untuk ke depannya sudah dipastikan namanya akan tetap T-Games”
Manusia Ketika Lahir Dikaruniai Oleh 3 Unsur. Yaitu, Raga, Jiwa, dan Rasa. Ketiganya berkembang karena pertumbuhan yang dialami oleh manusia, baik itu secara sengaja maupun tidak sengaja. Setiap kita pasti mempunyai raga, jiwa, dan rasa. Ketiga unsur ini akan mencapai hasil yang baik dan sempurna jika semuanya dapat diolah dengan maksimal. Direktur Mahad Tahfizh berharap melalui perlombaan T-Games ini dapat mengolah salah satu dari 3 unsur tersebut, yaitu raga. Hal ini sebagaimana pula yang dilakukan oleh Rasulullah Saw dalam beberapa riwayat yang menyebutkan bahwa beliau melaksanakan olahraga.
“Untuk menjadi pemenang tidak harus menjadi juara. Karena hidup ini ibarat permainan dalam perlombaan, dan setiap perlombaan sudah menjadi sunnahnya akan selalu melahirkan pemenang atau pecundang. Kalian pilih mana, pemenang atau pecundang?” tutur Direktur Pesantren Tahfizh lebih lanjut.
Dalam perlombaan T-Games ini, “Direktur Mahad Tahfizh memberikan pesan kepada seluruh santri untuk mengikuti kegiatan secara totalitas, karena dengan totalitas dapat menjadi juara yang jawara. Apa itu jawara? Jawara adalah jagoan. Jadi tidak selalu yang jagoan harus juara, ada kalanya jagoan itu mengalah untuk menang karena tujuannya bukan menjadi juara tetapi bagaimana menikmati proses dalam perjuangan,” jelas Direktur Pesantren Tahfizh .
Di akhir sambutannya, Direktur Mahad Tahfizh berharap dengan diadakannya perlombaan T-Games ini para santri bisa lebih semangat dari hari sebelumnya, apapun itu silakan kalian nikmati dan ambil hikmah dari setiap proses perjuangannya.


