Oleh: Muhammad Naufal (Alumni Infinity)

Lelah, penat itu yang dirasa awak

Keram dan pusing yang dirasa oleh otak

Sebab tugas yang menumpuk tak kenal luang lapak

Kunodai meja kerja bapak

Terpapar lembar kertas teracak-acak

Dengan tertulis tinta berminyak

Tugas, oh tugas

Kau menjadi notifikasi teratas

Dia yang bagiku prioritas

Kalah denganmu dilahap puas

Oh tugas,

Kamu buas…

Tetapi, karenamu aku terlatih berfikir secara luas…

Kamu ganas,

Tetapi selalu menarikku untuk tidak malas…

Dan menjadikan pribadi yang selalu bergegas…

Akhirnya aku kepadamu sangat terkesan, menuntunku mengenal masa depan…